Bagi pencinta ayam aduan bangkok setidaknya perlu memahami pengetahuan mendasar mengenai cara merawat ayam bangkok aduan. Hal ini penting mengingat memelihara ayam bangkok bisa menjadi piaraan kesayangan sekaligus investasi. Dengan mengetahui cara merawat ayam tersebut, kondisi ayam baik fisik maupun kesehatannya tetap terjaga sehingga siap diadu kapan saja.

Ayam Bangkok Untuk Aduan

Ada beberapa jenis ayam yang sering dijadikan aduan di tanah air, namun yang paling sering adalah jenis ayam bangkok. Jenis ayam bangkok aduan yang dipilih pun tak bisa sembarangan karena ada sekitar 10 jenis ayam bangkok yang sering dipelihara pencinta ayam. Kesepuluh ayam bangkok tersebut diantaranya ayam bangkok wangkas, wiring, pakhoy, jali, blorok, klawu, putih, jragem, wido dan mathai. Masing-masing jenis ayam bangkok memiliki karakter tersendiri terutama dalam pertarungan. Meski demikian, cara perawatannya tak jauh berbeda.

Cara Merawat Ayam Bangkok untuk Pemula

Merawat ayam bangkok maupun ayam lainnya membutuhkan ketelatenan. Tak sedikit pencinta ayam bangkok yang merugi karena mudah bosan atau tidak sabaran saat merawat ayam. Untuk itu, sebagai pemula, Anda perlu mengetahui cara merawat ayam bangkok aduan yang mudah seperti berikut ini.

Perhatikan Pakan Ayam

Kualitas pakan ayam bisa mempengaruhi perkembangan ayam. Sebagai sumber energi ayam, pakan ternyata bisa mempengaruhi perilaku, stamina dan performa ayam bangkok saat bertarung. Pastikan Anda memberi pakan ayam dengan takaran sesuai bobot ayam tersebut. sebagai contoh, bila ayam bangkok memiliki bobot 3-4 kg, maka jumlah pakan yang diberikan bisa sebanyak 200 – 300 gram per sekali makan.

Sebagai penambah stamina saat bertarung, Anda bisa menambahkan pakan jagung utuh, vitamin dan suplemen. Pemberian suplemen dan vitamin sebaiknya dilakukan di malam hari ketika ayam berada dalam kondisi lebih tenang. Kondisi tubuh yang lebih tenang membuat tubuh ayam lebih mudah mencerna vitamin dan menyerapnya secara optimal.

Memandikan Ayam

Salah satu perawatan bagi ayam adalah memandikannya sekitar jam 8 pagi ketika cuaca cerah. Memandikan ayam diketahui bisa meningkatkan penampilan ayam dan mempengaruhi performa ayam saat diadu. Memandikan ayam pun tak bisa sembarangan. Sangat disarankan untuk menggunakan air bersih dari sumur saat memandikan ayam. Hindari pula menggunakan air sabun dan air hangat karena bisa merusak jaringan bulu ayam.

Menjemur Ayam

Perlakuan selanjutnya yakni menjemur ayam setelah dimandikan. Ayam dijemur dengan dimasukkan ke dalam kurungan berbentuk bulat dan diberi alas berupa agar ayam tak kotor kembali. Penjemuran ayam jangan terlalu lama batasi sampai jam 10 pagi saja kemudian masukkan kembali ke kandangnya. Penjemuran di jam-jam tersebut diketahui sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan bulu ayam.

Selain cara merawat ayam bangkok aduan di atas, Anda juga perlu melatih ayam untuk bertarung. Latihan fisik pada ayam bangkok aduan bisa dimulai saat berusia 6 sampai 7 bulan. Intensitas latihan yang rutin membuat ayam terbiasa untuk bertarung dan tidak cepat kelelahan saat diadu.

promo bonus sabung ayam online

1 reply

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] faktor bakat dari seekor ayam aduan bangkok asli dan kualitas fisik yang dimiliki; cara merawat ayam bangkok aduan juga menjadi bagian penting dari kunci sukses memenangkan pertarungan di arena sabung ayam. […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *